Pemain Bola yang Juga Rocker

Sepak bola dan musik rock mungkin memang punya banyak kesamaan. Salah satunya sama-sama dinamis, agresif, dan mampu menaikkan adrenalin dalam tempo tinggi.

Tak heran, banyak pemain sepak bola menggandrungi musik yang memiliki akar kuat dari blues itu. Mereka bahkan tak sekadar menikmati, sebagian dari mereka aktif memainkannya.

Berikut deretan 7 rocker dari lapangan hijau.

1.    Alexi Lalas
Namanya mulai dikenal saat tampil membela Amerika Serikat (AS) di Piala Dunia 1994 di AS. Sebagai bek, tampilan Lalas memang garang dengan rambut gondrong ala rocker dan janggut panjang.

Penampilannya di lapangan pun garang. Lalas dikenal sebagai sosok bek yang lugas tanpa kompromi. Bersama AS, Lalas pernah menjuarai Piala Emas 2000.

Di AS, Lalas sudah lama dikenal sebagai musisi rock. Bersama bandnya, The Gypsies, dia sempat merilis album di sela-sela perhelatan Piala Dunia 1994. Lalas juga sempat merilis tiga album solo.

2.    Carles Puyol

Dari tongkrongannya, Carles Puyol, memang “memang” layak disebut  sebagai metal head. Rambut eks kapten Barcelona itu gondrong panjang, penampilannya sedikit urakan.

Puyol, yang bersama Spanyol sukses menjurai Piala Eropa 2008 dan 2012, serta Piala Dunia 2010, kerap mengatakan dirinya pengagum berat Napalm Death. Kata Puyol, dia selalu mendengarkan musik grup death metal asal Inggris, sebelum pertandingan.

3. Daniel Agger
Karakter dan tampilan Daniel Agger memang “ngerock”. Dengan tubuh penuh tato dan sosok yang tinggi besar, bek Liverpool itu tampak pantas tampil di atas panggung rock.

Agger, 31 tahun, tak membantah, dirinya memang sangat menggandrungi musik rock. Whitesnake, band hard rock asal Inggris, dia sebut sebagai grup idolanya. Lagu favoritnya, “Here I Go Again”.

5.    Slaven Bilic

Nama Slaven Bilic mulai mendunia saat dia membela Kroasia di Piala Dunia 1998. Setelah itu, mulailah petualangannya di rimba sepak bola Eropa.

West Ham United, di Liga Inggris, menjadi klub yang paling lama dibelanya. Hebatnya, kini pun dia tercatat sebagai pelatih klub asal London itu.

Bilic mencintai musik rock sejak remaja dan beberapa kali membuat band bersama rekan-rekannya. Posisi Bilic sebagai gitaris.

Seperti dilaporkan Ioncasino, kini dia tercatat sebagai gitaris grup rock Kroasia, Rawbau. Pada 2008, Bilic dan Rawbau merilis lagu khusus untuk mendukung timnas Kroasia di Piala Eropa 2008.

6. Terry Buthcer

Semasa bermain, Terry Butcher pernah membela Inggris di dua Piala Dunia: 1982 dan 1986. Dia termasuk salah satu pemain Inggris yang dipermalukan Diego Maradona saat Argentina mengalahkan Inggris 2-1 di perempat final Piala Dunia 1986.

Butcher memiliki darah rock yang kuat. Dia bersahabat dengan Steve Harris, bassist grup heavy metal asal Inggris, Iron Maiden. “Selain sepak bola, bagi saya, Iron Maiden adalah segalanya bagi saya,” ujar Butcher. “Mereka mampu memberikan pengaruh kuat untuk grup-grup selanjutnya.”

7. David De Gea

Siapa sangka, kiper Manchester United (MU), David De Gea, ternyata juga amat menggilai musik rock. Dalam sebuah wawancara dengan MUTV, De Gea pernah menyebut kerap mendengarkan musik-musik dari Avenged Sevenfold dan Metallica.

8. Victor Valdes

Victor Valdes, mantan kiper Barcelona yang kini membela Manchester United, punya selera tersendiri soal musik rock. Pria asal Spanyol ini mengaku sangat tertarik dengan grup-grup rock era 1980-an, ketimbang masa kini.

Grup hard rock asal Australia, AC/DC dan Guns N’ Roses (AS) pun ditunjuk Valdes sebagai dua band yang kerap didengarkannya. Namun, Valdes juga punya hubungan baik dengan musisi rock masa kini Spanyol.

Seperti dikutip majalah metal Kerrang, seorang musisi rock spanyol, Joaquin Diaz, bahkan secara khusus pernah membuatkan lagu untuk Valdes. Judulnya “Victor Valdes (el numero uno)” alias “Victor Valdes (Si Nomor Satu)”.

This entry was posted in Sepakbola. Bookmark the permalink.